19 Bocil diamankan personel Polsek Mojoroto, pasalnya diduga terlibat hendak tawuran sarung di lapangan Bandar Kidul, Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Rata - rata mereka pelajar SMP dan SMA.
Tabloid Putra Pos | Kediri - Sembilan belas anak diduga hendak tawuran sarung diamankan Personel Polsek Mojoroto Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur, pada Jumat dini hari (24/3/2023).
Sembilan belas anak itu akan melakukan aksinya itu di area lapangan Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Hal tersebut dikatakan Kapolsek Mojoroto Komisaris Polisi Mukhlason kepada Wartawan. Sembilan belas anak itu antara lain R (14), H (14), R (15), R (14), FAS (15), AC (15), ASM (15), MDES (16), MR (14), AJS (15 ), DA ( 16), APD (14), RTS (14), DBP (16), MDA (14), DS (19), H (15), RAP (15), dan KAD (13).
" Saat diamankan belum terjadi tawuran. Dari 19 anak itu hanya 1 yang dewasa, sedangkan 18 lainnya masih anak - anak di bawah umur. Barang bukti yang diamankan berupa kain sarung, sejumlah handphone dan sepeda motor," kata Kompol Mukhlason, Jumat (24/3).
" Saat hendak tawuran, aksi mereka digagalkan warga sekitar TKP, salah satu warga sekitar TKP itu kemudian menghubungi Babinkamtibmas Polsek Mojoroto. Setelah menerima laporan, saya dan anggota yang ketika itu sedang melakukan giat Patroli PROLIMAN ( Patroli Premanisme dan Keamanan ), termasuk Bhabinkamtibmas yang dihubungi via telefhone tadi langsung menuju lokasi, " lanjutnya.
Kemudian, sembilan belas anak itu ( delapan belas di antaranya masih di bawah umur ) beserta beberapa barang bukti dibawa ke Mapolsek Mojoroto guna pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut. Saat diamankan, tak satupun di antara mereka yang membawa senjata tajam.
" Dari 19 anak itu rata - rata masih duduk di bangku tingkat SMP dan SMA," ujarnya.
Setelah didata dan diberikan pembinaan edukatif, kemudian Kapolsek Mojoroto memanggil para orang tua mereka. Pamen Polisi berpangkat melati kuning satu itu berharap agar peran aktif orang tua terhadap anak - anaknya lebih ditingkatkan lagi.
Salah satu dari sembilan belas anak itu berkilah, saat diamankan itu dirinya tidak ikut aksi perang sarung. Dia mengaku hanya datang sebagai penonton dan ikut-ikutan datang mengamini ajakan kawan.
" Saya hanya menonton saja," kilah anak berinisial H, salah satu dari 19 anak yang diamankan itu saat ditanya petugas.
Lebih lanjut, Pak Haji - panggilan akrab Kompol Mukhlason - menambahkan, pihaknya tiap malam gencar/ rutin melakukan Patroli PROLIMAN, tujuannya, untuk antisipasi balap liar, arak - arakan konvoi sepeda motor, tawuran, cegah 3 C, guna menciptakan situasi Kamtibmas yang Kondusif dan Aman. (**Slamet Aldiawan, her )
http://dlvr.it/SlNkFC
http://dlvr.it/SlNkFC
