Star7tv.com -Gowa- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan melakukan pengecekan harga minyak goreng di sejumlah pasar modern dan pasar tradisional.
Hal ini seiring kebijakan pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto yang menargetkan harga komoditas minyak goreng diangka Rp14 ribu per liter pada Rabu (19/1/2021) hari ini.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pemerintah daerah tentunya akan merespon cepat kebijakan tersebut. Sebab minyak goreng merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Makanya saat harganya melonjak naik, tentunya masyarakat akan mengalami kesusahan, termasuk para pedagang yang menggunakan minyak goreng.
"Ini adalah langkah yang tepat yang dikeluarkan pemerintah pusat, karena memang minyak goreng ini adalah kebutuhan penting masyarakat, maupun pedagang. Sehingga ini harus kita kawal dan awasi di lapangan," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib mengatakan bahwa pengecekan ini untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan harga minyak goreng Rp14 ribu per liter.
"Kebijakan pemerintah pusat ini mulai berlaku per tadi malam pukul 00.00 WIB, makanya hari ini kita lakukan pemantauan di pasar-pasar modern dan pasar tradisional," ujarnya.
Dari hasil pemantauan, Andi Sura menyebutkan harga minyak goreng sudah berada di Rp 14 ribu per liter, khususnya di pasar-pasar ritel modern, seperti Alfamidi dan minimarket lainnya. Sementara untuk harga minyak goreng di pasar tradisional masih menggunakan harga sebelumnya.
"Untuk pedagang tradisional diberi waktu 7 hari untuk melakukan penyesuaian ke harga Rp14 ribu. Karena memang barang yang dijual di pasar tradisional itu barang yang tidak bisa kembali makanya ini harus dihabiskan dulu," jelasnya.
Hanya saja untuk saat ini pembelian minyak goreng di pasar-pasar modern dibatasi 4 liter per orang. Dirinya menyebutkan ini untuk membantu para pedagang tradisional menghabiskan stok minyak yang masih ada.
"Saya juga akan temui distributor minyak goreng bagaimana membantu atau ada kebijakan untuk para pedagang tradisional. Kami juga akan terus melakukan pemantauan harga," ungkapnya.
Sekedar diketahui bahwa kebijakan minyak goreng satu harga ini merupakan upaya pemerintah untuk menjamin ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau. Pemerintah juga akan terus monitoring dan evaluasi secara rutin minimal 1 bulan sekali. (JN)
[19/1 16:15] Kantor Bupati Gowa Dini: Hadiri RAT, Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Mulai Berbasis Teknologi
HUMASGOWA-----Seiring perkembangan zaman di era 4.0, layanan diharapkan secara perlahan memanfaatkan teknologi. Hal ini termasuk bagi seluruh koperasi yang ada di Kabupaten Gowa agar mempercepat pelayanan itu sendiri.
Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni mengatakan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan koperasi, maka diminta bagi seluruh koperasi untuk mulai membangun dirinya melalui langkah konkrit salah satunya melakukan perubahan pelayanan dalam berbasis teknologi.
"Gerakan koperasi perlu melakukan perubahan pelayanan berbasis IT untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada anggotanya dan meningkatkan kompetensi diri yang berorientasi nilai integritas dan memiliki etos kerja kreatif dan berdaya saing, serta melakukan pengembangan jenis usaha agar tidak hanya terpaku pada kegiatan simpan pinjam saja," ungkapnya saat menghadiri sekaligus membuka Pencanangan Pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2021 Tingkat Kabupaten Gowa di Gedung De'Bollo, Jalan Tumanurung Sungguminasa, Rabu (19/1).
Abd Rauf mengaku kinerja koperasi harus dipertahankan bahkan ditingkatkan, salah satunya melalui kegiatan RAT ini dan juga meningkatkan kualitas koperasi dalam memenuhi kebutuhan anggota dan meluaskan pangsa pasar serta beradaptasi dalam era digital.
"Diharapkan pada RAT ini biaa mengedukasi koperasi untuk mulai beradaptasi dalam era digital dan juga difokuskan untuk mengkaji dan mengevalusi pertanggungjawaban pengurus dalam melaksanakan kegiatan yang tertuang dalam program kerja tahun sebelumnya, sehingga hasil dari itu dapat digunakan dasar menyusun program ditahun selanjutnya," harapnya.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Andy Azis Pieter mengatakan kegiatan Rapat Anggota Tahunan ini bertujuan untuk menumbuhkan kerjasama antar gerakan koperasi, untuk kemajuan koperasi dan menuju masyarakat sejahtera serta meningkatkan citra koperasi terhadap masyarakat.
"Kegiatan ini diikuti sebayak 200 koperasi dari 554 koperasi di Gowa yang tersebar di 18 kecamatan serta sebagai motivasi kami berikan penghargaan kepada koperasi yang berprestasi," jelasnya.
Selain Wakil Bupati, RAT ini juga dihadiri Pj Sekda Gowa, Kamsina serta jajaran Forkopimda Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan, dan perwakilan TP PKK Gowa.(Kul indah)