Kunjungan Silaturahmi Komunitas ILOVE BATUJAYA Ke Para Petani Peternakan Itik -->

Kunjungan Silaturahmi Komunitas ILOVE BATUJAYA Ke Para Petani Peternakan Itik

Rabu

Star7tv.com | Batujaya - Karawang komoditas ternak unggas yang menghasilkan telur dan daging. Ternak ini  mempunyai peran yang cukup penting dalam mendukung ketersediaan protein hewani yang murah dan mudah didapat. Usaha peternakan itik sebagai alternatif sumber pendapatan semakin banyak diminati baik masyarakat di pedesaan maupun di sekitar perkotaan.

Usaha peternakan itik petelur memiliki beberapa keunggulan apabila dibandingkan dengan usaha peternak ayam. Nilai jual telur itik lebih tinggi dibandingkan dengan ayam selain itu, ternak itik lebih mampu mencerna ransum dengan serat kasar yang lebih tinggi, sehingga harga pakan dapat lebih murah. Dibandingkan dengan ayam kampung, itik memiliki produktivitas telur yang lebih tinggi dan lebih menguntungkan apabila dipelihara secara intensif terkurung sepenuhnya.
Salah satunya yang dilakukan amin/bo'im (35) warga kampung desa sabajaya dusun jamantri kecamatan Tirtajaya kabupaten Karawang, dia mengembangkan usaha penetasan telur itik sejak 2 tahun belakangan ini dengan metode sistem penetasan secara elektrik menggunakan inkubator atau kulkas bekas yang sudah tidak terpakai dan di rakit sendiri menggunakan alat termostar ,temoneler binamo penggerak sama tenernya serta alat lainnya hingga menjadi otomatis" ungkapnya" amin Bo'im kepada Media Star7tv.com

Pada kesempatan itu team dari YouTubers dari channel ILOVE BATUJAYA dan channel Bang Comeng mengunjungi tempat usaha sekaligus silaturahmi dan Menanyakan lebih detail terkait Usaha yang di kelola bang amin/bo'im , 

Yhougie mengatakan Saya sengaja datang kesini bareng temen temen untuk silaturahmi sama para petani Peternak itik untuk di jadikan konten YouTube adapun tujuannya untuk membantu dan memperluas Pemasaran dan mempromosikan serta bemberikan ide" ini buat yang lain karena banyak nilai positifnya dan manfaat juga, makanya saya juga pengen bisa, biar bisa di aplikasikan lagi di rumah, usaha ini sangat cocok karena banyak diminati  dari kalangan masyarakat luas, jadi pas apalagi dimasa pandemi kaya gini cocok' tutupnya"

Amiin bo'im juga menjelaskan bahwa dirinya hanya bermodalkan 750.000 untuk membuat alat tersebut pertama kali, karena kebetulan saya punya kulkas bekas yang enggak kepake, ya udah sy bikin aja ' ucapnya

Lanjut amiin, dari 750.000 modal pertama awal Alhamdulillah hingga kini sudah 2 tahun ini sudah berkembang dan untuk modal udah balik ' saat ini kami memiliki ratusan itik yang kecil hingga yang besar, belum lgi yang sudah terjual ke tengkulak, katanya amin

Insyaallah rencananya kami akan memperbanyak alatnya lagi (inkubator) tersebut untuk mengembangkan usahanya lagi, biar lebih banyak lagi, selain itu kami juga akan pemasarkan alat tersebut hasil rakitan sendiri untuk yang hobi berternak, khususnya para petani Peternak itik , karena alat ini bukan hanya untuk itik saja, tapi semua hewan petelur" Jelasnya (Rohadi)

- Nata Wijaya