REMBUK STUTING UNTUK PENGCEGAHAN PENANGANAN STUTING TAHUN 2021 DI DESA BONTOALA -->

REMBUK STUTING UNTUK PENGCEGAHAN PENANGANAN STUTING TAHUN 2021 DI DESA BONTOALA

Jumat

Star7tv.com -Gowa- rembuk Stunting merupakan salah satu rangkaian pramusyawarah desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2021 di rembuknya juga menjadi amanat Pemerintah Pusat dan Kabupaten terhadap Pemerintah desa agar dapat memproritaskan penggunaan dana desa untuk pencegahan dan penanganan stunting hadir 35 kader dari 7 posyandu untuk rembuk Stuting karena 2019 lalu stuting tertinggi di Bontoala juga masih tinggi di tahun 2020 dan di tahun 2021 setelah ada peningjauan langsung tim dari Kepala puskesmas Palangga Dr tri octaviyani pallangga turun langsung bekerja sama kader posyandu kabupaten Gowa Sulawesi Selatan memantau langsung serta evaluasi maka terjadi penurunan maka kades desa muh Yusuf muin Berharap supaya desa Bontoala Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan masyarakatnya terbebas dari stunting (15/10/2021)
Untuk saat ini, program program penanggulangan stunting yang akan di lakukan diantaranya adalah pola asuh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita dan Ibu Hamil, Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri dan ibu hamiL, peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita, pemberian vitamin A karena stunting ini ini disebabkan oleh kekurangan gizi  kronis yang terjadi sehingga kurang lebih sekitar 30 persen balita di Indonesia mengalami stunting. 
stuting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya

Maka untuk mengambil langkah  pengcegahan stunting terjadi maka perlu di ambil tindakan Karena Mungkin Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak aspek,salah satunya terlambatnya pemeriksaan kehamilan Kepuskesmas atau bidan setempat maka untuk itu program pemerintah sangatlah. bermampaat  Hal ini disebabkan oleh dampak seribu HPH dari stunting yang sulit untuk diperbaiki dan dapat merugikan masa depan anak.Karena ini akan berpengaruh pada forma tes perhatian dan memori anak.terlambat.Anak menjadi pendiam, sulit melakukan eye contact saat usia 8-10 tahun.
Jurnalis"(KUL INDAH)






.