Breaking News :KPK OTT Bupati Musi Banyuasin -->

Breaking News :KPK OTT Bupati Musi Banyuasin

Sabtu

Star7tv.com I Palembang I tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (15-10-2021) malam.
Dalam Operasi Senyap kali ini ,Tim Satgas KPK dikabarkan menangkap seorang Kepala Daerah.

Berdasarkan Informasi,Kepala Daerah yang diamankan merupakan Bupati Musi Banyuasin (Muba),Dodi Reza Alex Noerdin yang juga anak dari mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.Dodi dikabarkan diamankan bersama sejumlah pihak lainnya,termasuk pejabat dilingkungan Pemkab Musi Banyuasin.Para pihak itu diringkus lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap,Bahkan,Tim Satgas kabarkan telah bergerak cepat memasang garis KPK disejumlah ruangan di Kantor Dinas PUPR Musi Banyuasin.
Belum diketahui secara pasti tindak pidana yang diduga dilakukan Dodi hingga diringkus Tim Satgas KPK termasuk barang bukti yang disita.
KPK hingga kini belum memberikan pernyataan resmi mengenai OTT tersebut.

Plt Juru Bicara KPK,Ali Fikri tidak membantah saat dikonfirmasi Ihwal OTT di Musi Banyuasin.
Ia juga mengamini salah satu yang diamankan dalam Opersi Senyap tersebut yakni,Bupati Musi Banyuasin periode 2007-2022.

"Benar,Jumat (15-10-2021) Tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan Tangkap Tangan terkait dugaan tindak Pidana Korupsi di Wilayah Sumatera Selatan ,"kata Ali saat dikonfirmasi,Sabtu (16-10-2021) 

Tak hanya Bupati Musi Banyuasin Tim juga mengamankan sejumlah pihak lainnya.Saat ini pihak-pihak yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan intensif Tim KPK.

"Saat ini,para pihak yang ditangkap dan diamankan tersebut,masih dalam proses permintaan keterangan oleh Tim KPK ,"ucapnya.

Dodi Reza Alex Noerdin merupakan anak sulung Alex Noerdin.Alex Noerdin yang juga mantan Bupati Musi Banyuasin dua periode saat ini ditahan di Rutan Salemba atas dua kasus korupsi,kedua kasus korupsi yang menjerat Alex,yakni dugaan korupsi dana hibah dari APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun 2015 dan tahun 2017 kepada Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Palembang terkait Pembangunan serta Kasus dugaan Korupsi Pembelian Gas Bumi oleh Perusahaan Daerah dan Energi (PDPDE) Sumsel tahun 2010-2019..

Penulis : Edi Pirang