Star7tv.com - Lebak Banten - Jembatan Gantung yang berlokasi di Kampung Ciodeng, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten kondisinya rusak parah memprihatinkan dan sangat membahayakan.
Hal tersebut disampaikan oleh Rohani selaku pengamat lingkungan dan juga warga setempat ia meninjau langsung ke lokasi dan mengatakan bahwa perlu diketahui jembatan tersebut merupakan penghubung antara dua desa yaitu Desa Pondok Panjang dan Desa Kersaratu yang digunakan oleh masyarakat untuk menunjang aktifitas masyarakat.
"Yang saya ingin informasikan adalah ada beberapa hal menurut saya sangat memprihatinkan sekali rusak parah serta membahayakan jiwa karena akan mengancam keselamatan warga yang menggunakan atau melintasi jembatan ini. Bukan saja dilalui oleh pejalan kaki, namun jembatan ini dipakai oleh kendaraan roda dua,"ujarnya kepada wartawan Rabu, (18/08/2021).
Rohani juga mengaku mengunggah video tersebut melalui channel youtube Banten Selatan. Ia memperlihatkan material alas di atas rangka besi terdiri dari susunan kayu-kayu yang sudah lapuk dan sangat membahayakan sudah banyak baut dan paku sebagai penguat terlepas dan sudah tidak berfungsi lagi. Jembatan tersebut merupakan jembatan utama satu-satunya sebagai prasarana aktifitas sehari-hari warga kampung tidak ada jalan alternatif.
"Dan ada yang lebih parah yang saya ingin kasih tahu ada beberapa bagian dari kayu-kayu yang harus diperbaiki karena sangat mengerikan sekali jarak dari atas jembatan ke bawahnya yaitu sungai yang lumayan tinggi kurang lebih 15 meter dan ternyata ada kabel atau tali baja yang sudah terputus sebagai penguat. Dan itu tentu sangat mengancam sekali keselamatan jiwa manusia yang melintasinya,"tutur Rohani sambil memperlihatkan vidionya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa beberapa meter dinding penghalang tepi dari kawat sudah tidak ada. "Juga ada beberapa lain lagi yang sudah parah menurut saya. Kalau hal ini dibiarkan sangat beresiko sekali,"katanya lagi.
Ia berharap mudah-mudahan kepada para pihak mulai dari masyarakat khususnya Kampung Cikoranji dan Kampung Ciodeng yang menghubungkan antar dua desa ini supaya segera diperbaharui atau diperbaiki.
"Kalau misalkan tidak bisa oleh Pemerintah maka coba masyarakat bagaimana caranya biar jadi baik karena jembatan ini sangat penting," kata Rohani penuh harap.
Menurutnya jika hal ini tidak segera diperbaharui sangat beresiko tinggi karena jarak dari atas ke bawah sangatlah tinggi untuk itu kepada warga yang melintas perlu waspada dan hati-hati sebelum ada perbaikan.
"Mungkin itu saja yang ingin saya sampaikan mudah-mudahan dengan temuan perihal ini yang berada di dua desa terutama Desa Pondok Panjang dan Desa Kersaratu antara Kampung Ciodeng dan Cikoranji. Ini letaknya berada di Lebak Selatan Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, agar segera diperhatikan kepada pemerintah mudah-mudahan bisa direspon dengan baik,"harap Rohani lagi.
Terpisah, Yadi (32) warga Kampung Pasir Mantang mengatakan, "betul, jembatan tersebut rusak parah akan tetapi karena jembatan itu merupakan akses penghubung antar desa sebagai sarana melintasi Sungai Peucangpari,"jelasnya.
Lanjut, "walaupun menantang maut dengan terpaksa masyarakat harus melintasi jembatan tersebut. Harapannya kami kepada pemerintah segera turun tangan minta perhatiannya," kata Yadi yang sering disapa dengan panggilan akrab Jali itu.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak H. Maman SP ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, "terimakasih atas informasinya. Mudah-mudahan ada solusi untuk Jambatan Ciodeng ini," katanya singkat. (Hsr)