Star7tv.com, Lebak - Menanggapi pernyataan keras Drs. H. Pepep Faisaludin terkait Musda KNPI Lebak ini Ketua Carataker DPD KNPI Lebak Ila Nahila akhirnya angkat bicara saat awak media hubungi ia menjelaskan bahwa terkait dengan pelaksanaan Musda (Musyawarah Daerah) dan adanya uang partisipasi Rp 10 juta disitu pihaknya khususnya dari pihak panitia sebelumnya sudah musyawarah dan sudah menyepakati dan panitia ini merupakan gabungan dari tiga KNPI.
"Jadi ini sebetulnya terkait uang Rp10 juta yang disebut sebagai uang partisipasi dan ini panitia merupakan gabungan dari pihak KNPI saya Carateker, Ahmad Topik dan pihak Samsu Rijal semua itu sudah disepakati,"jelasnya.
Dijelaskannya, bahwa uang partisipasi tersebut peruntukannya untuk pelaksanaan Musda karena memang pihak panitia tidak ada dana suntikan atau anggaran dari manapun termasuk pemerintah daerah. Hal tersebut maka pihaknya selaku panitia mengambil inisiatif seperti demikian.
Menurut Ila soal persatuan DPD KNPI Lebak pihaknya pastikan kemasan Musda kali ini adalah persatuan untuk menyatukan dualisme kepemimpinan karena hal ini bisa berakibat mematikan pemuda dari perpecahan.
"Dan terakhir saya juga mengajak kepada seluruh pemuda dan kepada yang sudah lama sepak terjang di KNPI untuk sama-sama kita membangun KNPI di Kabupaten Lebak ini agar pada waktu KNPI ini sudah satu kepengurusan artinya para pemuda di Lebak ini jelas gitu pengembangan SDM dan potensi-potensinya ,"terangnya.
Ia berharap setelah digelar Musda ini mudah-mudahan awal baru untuk pemuda Lebak untuk lebih maju.
"Terakhir saya secara pribadi sangat mengapresiasi kepada Drs. H. Pepep Faisaludin terkait kepeduliannya terhadap KNPI dan jujur kami perlu dukungan moril dari seluruh elemen pemuda dan saya ucapkan banyak terima kasih," ucap Ila Nahila di akhir sesi wawancara. (Epul/Hsr)