Star7tv.Online | Lebak - cuaca yang extrim dan insensitas curah hujan yang begitu tinggi mengakibatkan banjir dan pemukiman warga terendam .
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat ada 6 Kecamatan yang terdampak Luapan air sungai.
''banjir yang melanda di enam kecamatan ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun lima rumah warga nyaris terbawa arus sungai ''terang Febby Riski Pratama plt pelaksana BPD Lebak. (kamis 3/12/20).
Curah Hujan yang berlangsung cukup lama diatas 11jam, membuat sejumlah sungai tidak bisa menampung debit air. Masyarakat yang terdampak banjir di 6 kecamatan 16 kampung dari 15 Desa.
Adapun 6 kecamatan yang terdampak banjir yaitu, Cikulur, Banjarsari, Leuwidamar, cibadak, Cimarga dan Gunung kencana. Kebanyakan pemukiman warga tersebut berdekatan dengan bantaran sungai .
Kasi penanganan kedaulatan Provinsi Banten, Simardi mengatakan banjir yang terjadi di Kecamatan Cimarga yaitu di kampung Peuejeuh, Bondol dan Bangkalok (Desa Girimukti) kampung sono Jaya (Desa Intenjaya).
Kecamatan Banjarsari yaitu kampung Ciateul(Desa Cidahu), kampung Ciluluk, Jalupang1, Jalupang2 (Desa Cikeusik).
Kecamatan CiKulur kampung Tenggara (arah Desa Cigoong selatan), Kecamatan Gunung Kencana meliputi Kampung Ciakar(Desa Ciakar), Kecamatan Cibadak, melanda kampung Parung(desa Tambakbaya),rata-rata ketinggian air antara 50-80cm.
Sudarmi juga mengingatkan Sungai Ciberang , Ciujung dan Cisimeut airnya meluap. Status Siaga 1 telah ditetapkan untuk mengantisipasi terjadinya banjir di Ibukota Lebak .
Sementara itu Camat Gunungkencana mengatakan banjir diwilayah ini tidak merengut korban jiwa dan merusak material yang berarti sehingga air cepat surut dan warga kembali ke rumah masing-masing.
Kamaluddin/red



